Renungan Harian, 2 Petrus 3:9, Tuhan Tidak Lalai. Rabu, 12 April 2023 09:55 WIB. Editor: Tirza Ponto. lihat foto. pixabay.com. Renungan harian hari ini mengenai Tuhan Tidak Lalai yang terdapat dalam 2 Petrus 3:9. TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian hari ini mengenai Tuhan Tidak Lalai yang terdapat dalam 2 Petrus 3:9. Lembaran memuat akhir Surat 1 Petrus dan awal Surat 2 Petrus pada Papirus 72, yang dibuat sekitar abad ke3/ke-4 M. Akhir dari Surat 2 Petrus dan permulaan Surat 1 Yohanes dalam kolom yang sama, pada Codex Alexandrinus yang diperkirakan dibuat antara tahun 400-440 M. Surat Petrus yang Kedua adalah salah satu surat yang terdapat di dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen yang ditujukan kepada

Salam. 1:1 Dari Simon Petrus, hamba a dan rasul Yesus Kristus, b kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan c Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. d 1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi e kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita. f.

KISAH PARA RASUL 2:14-36 I) Khotbah Petrus terdiri dari 3 bagian. 1) Petrus menolak tuduhan mabuk (ay 15). Argumentasinya adalah bahwa saat itu baru pukul 9 pagi. Biasanya orang mabuk pada waktu malam (bdk. 1Tes 5:7). Jelas bahwa di sini Petrus membela diri terhadap tuduhan fitnahan beberapa orang yang ada dalam ay 13. Dalam surat 2 Petrus 1:10, Petrus mendorong orang-orang Kristen terpanggil dan terpilih untuk tetap bersungguh-sungguh, tetap teguh. Sebab, jika mereka melakukannya maka tidak akan pernah tersandung. Panggilan dan pilihan Allah terhadap manusia, bukan suatu usaha manusia, atau manusia mengambil andil dalam proses keselamatan, akan tetapi Allah 1 Petrus 2:11-17 - 1Petrus 2:11.Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.12.Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu Melalui satu kalimat singkat tersebut, Graham menyimpulkan bahwa; kehidupan kekristenan dan kekudusan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam diri orang percaya. Hal tersebut senada dengan pernyataan Rasul Petrus di dalam suratnya 1 Petrus 1:15-16 (TB), "Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu
Allah masih tetap berbicara kepada orang-orang pada zaman sekarang ini. Pertama-tama, Allah berbicara kepada kita melalui FirmanNya (2 Timotius 3:16-17). Melalui Yesaya 55:11, kita diberitahu, "Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan
Di dalam Kolose 3:14, Paulus menyebut kasih ilahi di akhir daftar sebagai rangkuman komprehensif tentang semua kebajikan, sedikit banyak mirip dengan yang dilakukan oleh Petrus. Bapa dimuliakan pada saat seseorang percaya berbuah banyak (Yoh. 15:8). Dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. .
  • ih96yrcxk9.pages.dev/89
  • ih96yrcxk9.pages.dev/299
  • ih96yrcxk9.pages.dev/50
  • ih96yrcxk9.pages.dev/219
  • ih96yrcxk9.pages.dev/152
  • ih96yrcxk9.pages.dev/411
  • ih96yrcxk9.pages.dev/170
  • ih96yrcxk9.pages.dev/175
  • khotbah 2 petrus 1 3 15