KemitraanBebek Kemitraan Ayam Pejantan Kemitraan Puyuh Kemitraan Ayam Kampung. Panduan Ternak Kandang puyuh petelur kapasitas 1000 ekor ️ Harga 5 juta /kapasitas 1000 ekor ️ Mendapat 3 unit 1 unit Analisa Usaha Beternak puyuh 1000 ekor. SELAMAT DATANG DI SURYA FARM Kukuruyuukkk, petok-petok”, kira-kira begitu lah sobat jika Anda sedang mengajarkan anak Anda untuk menirukan bunyi ayam petelur. Pernahkah Anda berpikir bagaimana rasanya menjadi pengusaha ternak ayam petelur? Jika belum, mari coba membuat perkiraan modal dan keuntungan usaha ternak ayam petelur. Telur ialah kebutuhan manusia yang sangat baik untuk memenuhi nutrisi tubuh, khususnya untuk kebutuhan protein. Konsumsi telur di Indonesia cukup besar dan terus meningkat setiap harinya. Konsumsi telur biasa digunakan untuk sarapan, lauk, bahan membuat kue, dan campuran bahan pembuatan makanan yang lainnya. Hal ini membuat usaha ternak ayam petelur cukup potensial untuk dijalankan, baik itu usaha pokok maupun usaha sampingan. Tujuan dari melakukan usaha ternak ayam petelur ialah untuk diambil telurnya. Ada juga manfaat lainnya untuk diambil kotorannya sebagai bahan biogas. Menjadi pebisnis tentunya membutuhkan analisa yang matang agar usahanya dapat berjalan lancar. Perkiraan Modal Usaha Ternak Ayam Petelur Per 1000 ekor Ada beberapa kebutuhan modal yang seharusnya Anda persiapkan sebelum memulai usaha seperti berikut Pembuatan kandang sebesar = Rp Ayam petelur atau pullet sekitar = Rp per ekor x 1000 = Rp Tambahan pakan Konsentrat sebanya 55 Kg = Rp per kg x 55 = Rp Tambahan pakan beras jagung sebanyak 82,5 Kg = Rp per kg x 82,5 = Rp Tambahan pakan bekatul sekitar 27,5 Kg= Rp x 27,5 = Rp Pakan sampai produksi = Rp. Asumsinya 1 ekor ayam petelur per hari membutuhkan sebanyak 110 gram pakan, berarti 110 gram x 1000 ekor = gram = 110 Kg, apabila setiap hari 1000 ekor ayam membutuhkan makan sebanyak 110 Kg Pakan berarti membutuhkan dana sebesar Rp per hari biaya per hari setelah ayam berproduksi Total modal tetap Rp Potensi Keuntungan Usaha Ternak Ayam Petelur Adapun perkiraan keuntungan yang akan Anda terima jika memutuskan diri untuk menjadi pengusaha ternak ayam petelur ialah sebagai berikut 1000 ekor ayam petelur mampu menghasilkan rata-rata 53 Kg telur per hari / 85%. Harga telur sekitar Rp per Kg x 53 Kg per hari = Rp per hari Keuntungan bersih per hari bisa dihitung dari pendapatan dikurangi modal pakan per hari yaitu Rp - Rp = Rp per hari Keuntungan yang Anda dapat per bulan = Rp x 30 hari = Rp Kotoran ayam juga termasuk keuntungan jika akan dijual dengan harga = Rp per kantong. Ayam afkir atau ayam yang sudah tidak bertelur masih bisa dijual dan menjadi ayam pedaging di pasaran dengan harga Rp per ekor. 5 Tips Sukses Menjalankan Usaha Ternak Ayam Petelur Banyak cara yang dapat Anda tempuh untuk menjadi pebisnis ayam petelur yang sukses. Maka pentingnya menganalisa atau memperkirakan modal dan keuntungan usaha ayam petelur ini. Beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar usaha ternak ayam menjadi lebih lancar sebagai berikut 1. Carilah Lokasi Ternak yang Tepat Ketika Anda memutuskan untuk menjadi pebisnis ternak ayam petelur tidak bisa membuat peternakan dimana saja tanpa perhitungan apapun. Pastikan Anda memilih lokasi peternakan berada di daerah dengan potensi polusi udara yang tidak mengganggu penduduk sekitar. Jadi ada baiknya Anda memilih lokasi peternakan ayam yang cukup jauh dengan rumah penduduk dan jauh dari lalu-lalang lau-lintas kendaraan. Carilah lokasi yang masih termasuk wilayah pedesaan yang masih banyak lahan kosong yang luas. Biasanya jika di daerah pedesaan Anda juga akan sangat mudah mencari pakan ayam yang alami dibuat oleh penduduk sekitar juga. 2. Kebersihan Kandang Perhatikan kebersihan kandang ternak ayam dan biasakan untuk membersihkan kotoran ayam secara rutin. Kebersihan juga berpengaruh pada kesehatan ayam. Bisa saja Anda harus menambah vitamin agar ayam petelur Anda tidak mati karena penyakit. 3. Carilah Penyuplai Pakan dengan Harga Murah Usahakan Anda memilih supplier ayam petelur yang bisa dipercaya kualitasnya dengan harga yang murah murah. Bandingkan harga pakan dari distributor satu ke distributor lainnya. Jika sudah ditemukan distributor yang kiranya cocok bisa dijadikan langganan ternak ayam secara kontinyu dan dalam jangka waktu yang lama. Usaha peternakan ayam juga bisa mendatangkan keuntungan jika Anda memperhatikan biaya pakannya juga. 4. Carilah Target Pasar yang Luas Pastikan Anda memiliki pangsa pasar yang luas dan bisa dijangkau oleh semua kalangan. Tentunya pembelian dari harga kalangan masyarakat bawah dengan kalangan atas atau pembelian untuk suplai supermarket juga berbeda. Berikan rentan harga yang sesuai. Anda sudah bisa mulai untuk merekrut karyawan untuk memasarkan hasil telur dari ternak Anda. 5. Jangan Mudah Menyerah Setiap pengusaha atau pebisnis pemula seringkali terkendala dengan semangat yang patah di tengah jalan. Jadi sejak awal persiapkanlah mental baja, biasakan untuk kerja keras, dan jangan mudah menyerah untuk bisa sukses. Terus kembangkan modal dan jangan menghabiskan keuntungan tanpa perhitungan. Bagaimana sobat, tertarikkah Anda dengan usaha ternak ayam petelur ini? Modal awalnya sekitar Rp dengan keuntungan per bulan sebesar Rp Terus simpan keuntungan dan kembangkan hingga semua modal awal Anda kembali. Ada baiknya Anda mengelola pengeluaran dan pemasukan dengan cara yang tepat agar tidak terjadi kebangkrutan di tengah jalan. Terimakasih telah mengunjungi blog kami atas nama SURYA FARM Sajian menarik seputar pertanian dan peternakan akan disajikan secara lengkap di blog ini Biodata saya •Nama Syams Djuhair Hibatullah •Umur 16 tahun •Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro jurusan TEKNIK KESEHATAN HEWAN •Alamat Mlangse Lor rt04/rw06, Tubokarto, Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah Beri masukan / request untuk kita bahas bersama di blog ini dengan cara klik DISINI
Bisnisternak ayam kampung dengan analisis usaha ternak ayam, dari tahapan awal hingga panen bisa Anda baca disini selengkapnya Berikut kami sajikan analisis bisnis ternak ayam jawa super per 1000 ekor. Untuk mendapatkan keuntungan yang sesuai pembelian bibit sebaiknya diatas 100 ekor karena secara pengeluaran dan perawatan hampir sama
Analisa usaha sendiri memiliki pengertian untuk menganalisana usaha yang akan dilakukan dimana dalam hal ini adalah analisa usaha ayam petelur yang memiliki fungsi untuk mendapatkan pandangan mengenai usaha ayam petelur yang akan di kerjakan, baik itu meliputi harga jual, bibit dan pakan serta untung dan ruginya. Diharapkan analisa usaha ini bisa memberikan gambaran bagi peternak tidak hanya modal, tetapi pencapaian telur dan produksi untuk menutup biaya produksi dengan harga telur yang berlaku saat ini, dimana harga telur fluktuatif dan sering berubah-ubah. Dimana kita akan tahu berapa ayam yang harus berproduksi untuk mendapatkan keuntungan terutama saat harga tidak terlalu tinggi. Kenapa Memilih Usaha Ayam Petelur Saat ini ada semakin banyak peternak yang beralih ke ayam petelur, dikarenakan harga jual yang lebih stabil dan masih lebih tinggi hingga masa bertelur yang lebih lama dari ternak lainnya. Beberapa peternak ayam broiler yang sudah lama tidak lagi diisi kandangnya oleh kemitraan kini mereka beralih ke petelur. Alasan lainnya peternak ayam broiler beralih ke petelur juga karena pembatasan DOC dan harga ayam broiler yang sangat fluktuatif hingga lebih sering di bawah hpp produksi. Produksi telur yang juga masih belum banyak di produksi oleh perusahaan besar membuat peternak rakyat lebih memiliki peluang untuk menjual dengan harga tinggi. Dilain pihak, rantai distribusi dari peternak ke penjual juga tidak terlalu jauh seperti halnya broiler dan telur sendiri menjadi pilihan utama beberapa masyarakat untuk di konsumsi sehari-hari karena di sukai oleh anak-anak, muda maupun tua, serta harga yang dianggap lebih murah dan mudah di dapat. Analisa usaha ayam petelur yang akan kita bahas ini adalah analisa dari ayam petelur yang di budidayakan langsung dari ayam pullet yang akan bertelur beberapa minggu kedepan, sehingga tidak diperhitungkan lagi kandang masa anakan dan masa berkembang, tetapi langsung dari kandang baterai dengan 1 ekor ayam 1 ruang dan pintu. Adapun kandang disini memakai kandang baterai yang dibeli, langsung jadi dan tinggal pemasangan. Adapun biaya pekerja dan hal-hal lainnya seperti tempat pakan dan minum sudah kami satukan di modal awal ternak petelur. Analisa usaha akan kami bagi menjadi 2 yaitu untuk 100 ekor dan ekor. Analisa Usaha Ayam Petelur 100 Ekor Karena populasi lumayan besar kita akan menganalisa dengan kandang jadi yang sudah langsung di pakai, jika peternak ingin membuat kandang sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di sekitar lingkungan tentunya lebih murah Modal Awal Ternak Ayam Petelur Kandang jadi tipe baterai 100 ekor = Rp. Ayam pullet siap bertelur 100 ekor = Rp. Pakan 1 bulan 100 ekor = Rp. Dimana konsumsi pakan per ekornya kami bulatkan di 105 gr/ekor dan harga pakan per kilogramnya Rp. dimana ini masih terus mengalami kenaikan bahkan awal tahun ini saja sudah 3-4 kali mengalami kenaikan. Berarti untuk satu harinya ayam petelur 100 ekor membutuhkan pakan sebanyak Rp. Pembalian Modal Dari Harga Telur Jika harga telur kita buat di rata-rata harga jualnya di Rp. dengan biaya pakan seharinya Rp. dibutuhkan telur 3,6 kg/harinya untuk menutup harga beli pakan dimana rata-rata berat telur satu kilogram sekitar 16-17 butir. Dimana 3,6 kgx17 =62 butir perhari dari 100 ekor ayam yang bertelur untuk bisa menutupi harga pakan harian. Disini kita juga harus mengembalikan modal ternak seperti kandang dan ayam pullet yang kita beli di awal dengan jumlah Rp. Dimana kita akan membaginya dengan jumlah rata-rata ayam bisa menghasilkan telur sampai afkir yaitu 18 bulan. Jadi Rp. 18 bulan x 30 hari = Rp. Selanjutnya Rp. Rp. = 1,5 kg x 17 butir = 25 butir/hari sampai 18 bulan kedepan akan membalikkan modal kita untuk kandang dan bibit pullet yang dibeli. Dimana yang lebih sederhana lagi kita buat pembalikan modal ini 50% di puncak-puncaknya produksi telur yaitu 5 bulan, 5 bulan kedepannya 30%, dan 5 bulan terakhir 20% sisanya. Hal ini tentu lebih mudah agar pendapatan dan pembalikan modal disesuaikan dengan produksi telur. Kesimpulan Analisa Usaha Ayam Petelur 100 Ekor Total telur yang harus di dapatkan hanya untuk membalikkan pakan yang di konsumsi dan biaya awal kandang dan pullet untuk 100 ekor petelur adalah sebagai berikut Telur yang dibutuhkan untuk pakan 62 butir Telur yang dibutuhkan untuk mengembalikkan modal 25 telur/hari. Total telur yang dibutuhkan 87 butir Dimana kesimpulan Analisa usaha ayam petelur 100 ekor untuk modal awal dibutuhkan ayam yang bertelur 87 ekor perharinya atau sekitar 87% yang bertelur, dimana jika dibawah itu berarti peternak sudah merugi. Ya itu hanya hitungan kasar, dimana sebenarnya kandang bisa di gunakan sampai beberapa periode ayam bertelur berganti. Sedangkan jika harga diatas Rp. yang kita bicarakan maka itu menjadi keuntungan peternak, sehingga peternak perlu fokus menjaga produksi dan 5 Penyebab Ayam Petelur Tidak Mau Bertelur. Analisa Usaha Ayam Petelur 1000 Ekor Di analisa usaha ayam petelur dengan populasi ekor ini kami ringkas menjadi bagian poin-poin pentingnya, untuk bagian rincinya bisa melihat analisa usaha ayam petelur 100 ekor di bagian atas. Modal Awal Ternak Ayam Petelur Kandang ekor = Rp. Ayam pullet ekor = Rp. Pakan 1 bulan ekor = Rp. Biaya pakan/hari ekor = 105 gr x Rp. = Rp. Pembalian Modal Dari Harga Telur Harga jual telur kg = Rp. Harga Pakan/harga jual telur = Rp. Rp. = 36 kg x 17 butir = 612 buti/hari. Kandang + Pullet = Rp. 18×30 hari = Rp. Rp. = 13,5 kg x 17 butir = 230 butir. Pembalikan modal yang diperlukan adalah 842 butir/hari ayam yang akan bertelur atau sekitar 84,2% yang bertelur setiap harinya dari total ekor ayam petelur yang kita miliki. Adapun harga diatas harga Rp. maka itu akan menjadi keuntungan begitu juga produksi yang lebih tinggi dari 84,2% akan jadi laba kita. Tetapi apabila di bawah itu semua maka kita akan mengalami kerugian dan jika terus berlanjut maka peternak akan mengalami kebangkrutan, dimana kendala lainnya seperti stress pada ayam dan penyakit menghantui produksi ayam. ANALISISUSAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR (Studi Kasus Pada Peternakan Ayam petelur Cihaur, Maja, Majalengka, Jawa Barat) pada tahun 2014 yaitu 145.044 ekor. Dari ke tiga kecamatan tersebut populasi terbesar terletak di Desa Cihaur yaitu 67.625 ekor. (Dishutbunak Kabupaten Majalengka, 2014). Meski Desa Cihaur memiliki populasi Analisa Usaha Ternak Ayam potong skala kecil hingga skala besar 1000 ekor ayam, kemitraan dalam usaha ayam potong sangat dianjurkan khusus nya bagi Anda yang memiliki modal bisnis ayam potong pas-pasan. Jika membutuhkan contoh proposal usaha ternak ayam potonng bisa diunduh dibawah sini. Keunggulan ayam pedaging seperti ayam broiler adalah dapat di panen dalam waktu 4 minggu hingga 6 minggu, sehingga bagi pebisnis jual ayam potong tentu sangat membantu. Saat memulai bisnis ayam potong, Anda disarankan melengkapi peralatan yang dibutuhkan guna membantu kelancaran bisnis. Dilansir dari wikipedia, Ayam pedaging terdapat 30an jenis, yang paling laku di pasaran adalah jenis ayam super 77, berikut ini kami akan membahas analisa usaha ternak ayam potong/pedaging dan contoh proposal usaha ayam potong. – Kandang Ayam Sistem kandang ternak untuk usaha ayam ras pedaging adalah Pengaturan temperatur antara 30 º C sampai dengan 35º C. Kelembapan antar 60 sampai sampai 70 % Penerangan dan pengaturan panas kandang sesuai dengan aturan Layout kandang diatur alami agar ternak Anda bisa mendapatkan sinar matahari. Model kandang sebisa mungkin disesuaikan dengan usia ayam, ayam umur 2 minggu hingga 1 bulan menggunakan kandang box, ayam usia sebulan menggunakan kandang box lebih besar menggunakan kandang baterai atau kandang postal. – Alas Lantai Alas lantai wajib kering tidak boleh lembab apalagi sampai ada genangan air, diharap desain atap kandang ayam agar keap air sekalipun. Atap dapat dilapisi dengan dedaunan kering yang dapat menyerab air, atau jika tidak mau repot ya bisa pake seng. Desain lantai ini mirip dengan analisa usaha ayam petelur yang bisa anda pelajari juga. – Tempat minum, makan dan grit Tempat untuk makan dan minum ayam harap menggunakan kotak khusus yang tidak mudah bocor. 2. Perkiraan Modal Usaha Ayam Potong Pengeluaran Nilai Rp Modal Tetap Kandang ayam 4 x 3 m Rp. x 6 buah Tempat makan ayam Rp. x 12 buah Tempat minum ayam Rp. x 12 buah Lampu penerangan 5 buah Rp. x 5 Total Modal Tetap Rp. Penyusutan peralatan serta pemaian kandang 1 tahun = 1/12bulan x Rp. = Rp. Biaya Operasional Pembelian anak ayam potong 1000 ekor x Rp. Pembelian konsetrat BR 10 karung 50 kg Pembelian vitamin dan suplemen Gaji pegawai 3 x Rp. Biaya listrik Total Biaya Operasional Rp. Penyusutan tetap Rp. Total Penyusutan Rp. 3. Perhitungan Keuntungan Usaha Ayam Potong Harga 1 kg daging ayam Rp. – Jika Kandang ukuran 4 x 4 m 2 kg = Rp. – Maka 120 ayam x Rp. = Rp. – Ada 15 kandang menjadi = 15 x Rp. = Rp. ini perhitungan ternak ayam potong 1000 ekor Total Penjualan Rp. – Rp. Maka, Penjualan per panen Rp. 4. Keuntungan Bersih Ternak Ayam Total biaya operasional + Total penyusutan = Rp. = Rp. – Rp. = Rp. Usaha ternak ayam jelas sangat menggiurkan tetapi, jika Anda berencana memulai usaha ternak ayam potong ini, diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk pemerintah. Guna mengkontrol kesehatan kandang, ayam, dan pakan. 5. Analisis Swot Usaha Ayam Potong Kelebihan STRENGHT 1. Iklim sangat mendukung usaha beternak ayam broiler 2. Lahan ternak sangat tersedia dan strategis 3. Dapat meningkatkan penghaslian ekonomi keluarga. 4. Sarana tranportasi dan infranstruktur yang mendukung 5. Sistem kemitraan bagi hasil, sehingga tidak memerlukan banyak modal. 6. Pertumbuhan bisnis cepat dan efektif Kelemahan WEAKNESS 1. Cara beternak masih tradisional. 2. Keterampilan peternak ayam potong relatif rendah. 3. Angka kematian ternak tinggi. 4. Pengembangan usaha ternak ayam potong masih sebagai bisnis sampingan. 5. Iklim zona tropis yang kadang tidak menentu. Peluang OPPURTUNITIES 1­. Peluang ekonomi sangat sehingga dapat terbuka lapangan pekerjaan. 2. Peluang pasar sangat tinggi dan terus meningkat 3. Permintaan daging ayam yang selalu meningkat 4. Akses pasar mudah dicapai. Resiko THREATS 1. Pemerintah gagal menekan harga pakan ternak. 2. Rentann terhadapat penyakit menular. 3.­ Persaingan tinggi seiring dengan permintaan pasar yang meninggkat. 4. Harga jual ayam potong yang fluktuatif Ayam ras pedaging sejak awal persilangan nya sekitar tahun 1840, sudah diminati oleh pebisnis lokal di amerika dan inggris karena nilai investasi nya yang murah dengan potensi keuntungan yang sangat besar. 6. Pakan Alternatif Ayam Pedaging Pakan ayam pedaging dibuat sesuai kebutuhan nutrisi, karena itu salah satu cara untuk menekan modal usaha adalah dengan membuat pakan alternatif. Berikut ini adalah cara membuat pakan ayam broiler ras pedaging. Bahan Pohon talas 1 kg dipilah umbinya atau batang dan daunnya Tepung tulang 1 sendok makan Dedak ½ kg Beras dolog ½ kg Air secukupnya untuk merebus Cara Membuat Cincang atau iris umbi, daun, dan batang umbi hingga berukuran 1 cm. Campurkan bahan dicincang dengan bahan lain, yaitu dedak, beras dolog dan tepung tulang dan dicampur hingga rata. Tambahkan air secukupnya, setelah itu direbus hingga hancur semua bahan nya. Angkat pakan ayam dan dinginkan, Keringkan dengan dijemur pagi hari paling lama 2 jam. Pelet siap untuk jadi pakan alternatif ternak anda. Bagi pengusaha kelas bawah hingga menengah yang memerlukan bantuan dana usaha atau bahkan mitra kerja, anda dapat ngeprint analisa usaha ternak ayam potong dan contoh propsal usaha ayam potong ini di halaman. Semoga membantu, salah sukses. .
  • ih96yrcxk9.pages.dev/274
  • ih96yrcxk9.pages.dev/225
  • ih96yrcxk9.pages.dev/425
  • ih96yrcxk9.pages.dev/82
  • ih96yrcxk9.pages.dev/210
  • ih96yrcxk9.pages.dev/403
  • ih96yrcxk9.pages.dev/91
  • ih96yrcxk9.pages.dev/374
  • analisa ternak ayam petelur 1000 ekor